Pariwisata

Okupansi Anjlok, 4 Hotel di Bintan Akan Merumahkan Karyawan

Perusahaan di Sektor Pariwisata Konsultasi ke Disnaker

Nirwana Resort Hotel. F.Istimewa

PRO BINTAN – Virus corona membuat okupansi hotel di Kabupaten Bintan anjlok. Akibatnya, empat perusahaan yang bergerak di industri hotel dan resort di Kabupaten Bintan akan merumahkan karyawan.

Empat perusahaan yang bergerak di industri hotel tersebut ialah Nikoi Hotel, Nirwana Gardens, Club Med dan The Shancaya Hotel. Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat ketika dihubungi, Jumat (20/3) siang membenarkan hal ini.

“Konsultasi bertanya bagaimana teknis apabila merumahkan karyawan, “katanya.

“Kalau laporan untuk merumahkan belum ada, baru konsultasi saja, “kata dia menambahkan.

Dalam konsultasi itu, diakuinya, alasan perusahaan akan merumahkan karyawan karena menurunnya tingkat hunian hotel disebabkan merebaknya virus corona.

Selain itu, beberapa kebijakan pembatasan keluar masuk dan lockdown yang dilakukan beberapa negara membuat tingkat hunian hotel anjlok.

Dari konsultasi itu, Indra menyarankan ke perusahaan yang akan merumahkan karyawan agar menunda kebijakan merumahkan sampai meredanya pandemi corona.

Namun, apabila kebijakan merumahkan perusahaan tidak bisa ditunda, Indra berharap perusahaan dapat mengikuti ketentuan tenaga kerja yang berlaku sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/3/HK.04/III/2020 Tentang Perlindungan Pekerja atau Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.

Tertulis dalam salinan tersebut bahwa untukĀ  melaksanakan perlindungan pengupahan bagi pekerja / buruh terkait pandemi covid-19, pada point 4.

Berbunyi bagi perusahaan yang melakukan pembatasan kegiatan usaha akibat kebijakan pemerintah di daerah masing-masing guna mencegah dan penanggulangan Covid-19, sehingga menyebabkan sebagian atau seluruh pekerja atau buruhnya tidak masuk kerja dengan mempertimbangkan kelangsungan usaha maka perubahan besaran atau cara pembayaran upah pekerja / buruh dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara perusahaan dengan pekerja / buruh.

Sebelumnya, PT Star Jet melakukan PHK terhadap 187 karyawan dan PT On Base Resort merumahkan 287 karyawan. (met)