Peristiwa

Jumlah PDP di Bintan Bertambah Jadi 3 Orang, ODP 31 Orang

Ilustrasi. F.Pixabay.com

PRO PINANG – Hingga Kamis (26/3), jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Corona atau Covid-19 di Kabupaten Bintan bertambah menjadi tiga orang.

Kadinkes Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, jumlah PDP Corona di Bintan menjadi tiga orang.

Dijelaskan Gama, pasien pertama PDP Corona sudah membaik bahkan hasil lab dari pasien pertama PDP Corona dinyatakan negatif.

Pasien pertama PDP corona yang merupakan warga Batam ini sempat dirawat di RSUD Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban karena demam tinggi dan memiliki riwayat pernah ke Malaysia. Saat ini, pasien pertama PDP Corona sudah dipulangkan ke rumahnya setelah dinyatakan sehat.

Sedangkan pasien kedua dan ketiga PDP, kata dia masih dirawat di rumah sakit di Tanjungpinang.

“Satu dirawat di RSUD Tanjungpinang, satu lagi di RSUP Tanjungpinang, “ujarnya.

Pasien kedua PDP Corona, masih kata dia, memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia. Sekembali ke Indonesia melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, pasien kedua PDP Corona sempat berinteraksi di Sei Jang dan masjid depan Polres di Tanjungpinang.

Beberapa hari kemudian, pasien kedua PDP Corona mengalami demam tinggi hingga akhirnya dirawat.

Dia juga membantah informasi yang beredar di Whatsapp bahwa pasien kedua yang merupakan warga Kawal, Kecamatan Gunung Kijang dinyatakan positif corona.

Kadis Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaneni. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

“Hoax. Tidak betul,” jawabnya.

Sedangkan pasien ketiga PDP Corona, kata dia, merupakan warga Kijang yang saat ini dirawat di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.

Anehnya pasien ketiga PDP ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke mana-mana. Namun, si pasien memiliki gejala pneunomia.

“Tidak hanya sakit dengan gejala sesak sehingga untuk kehati-hatiannya diisolasi sampai menunggu hasil lab, “jelasnya.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Bintan hingga Kamis (26/3) petang berjumlah 31 orang dengan rincian 23 orang masih dalam pemantauan dan 8 orang selesai pemantauan.

Ia juga tetap mengimbau ke masyarakat agar menunda perjalanan ke luar negeri dan daerah yang lagi mewabah corona.

Kemudian dia mengimbau masyarakat tidak keluar rumah. Kalaupun ke luar rumah, sebaiknya menjaga jarak, tidak kontak dan menggunakan masker serta membawa hand sanitizer.

“Di rumah aja lebih baik, “imbaunya.

Tidak hanya itu, dia juga mengimbau masyarakat yang apabila menemukan tetangganya pulang dari negara atau daerah yang mewabah corona dan memiliki gejala corona sebaiknya dilaporkan ke petugas kesehatan setempat. (met)