Peristiwa

Kapal KM Harapan Jaya I Dibakar Sekelompok Orang

Diduga Masuk Perairan Tangkap Ikan Tradisional di Tambelan

Kapal Nelayan, KM Harapan Jaya I, dibakar warga, di perairan Desa Kampung Melayu, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan. F.Istimewa

PRO BINTAN – Kapal ikan KM Harapan Jaya I asal Karimun dibakar sekelompok orang setelah diamankan masyarakat di perairan Tambelan, Kamis (2/4) sekitar pukul 01.30 WIB.

Pasalnya, kapal yang berasal dari Karimun ini diduga masuk dalam wilayah perairan tangkap ikan tradisional.

Sebagaimana dahulunya disepakati para nelayan bahwa kapal ikan dari luar tidak boleh masuk ke perairan tangkap ikan tradisional masyarakat. Larangan untuk kapal ikan dari luar ialah memasuki zona tangkap nelayan tradisional yaitu 20 mil dari pantai pulau terluar.

Karena diduga masuk ke perairan tangkap ikan tradisional masyarakat, akhirnya kapal diamankan.

Akan tetapi, setelah diamankan, ada sekelompok orang yang mendatangi ke lokasi kapal dengan menaiki pompong lalu membakar kapal tersebut.

Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson membenarkan kapal ikan dibakar. Saat ini 12 ABK dan 1 tekong kapal berada di Mapolsek Tambelan.

Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

Dijelaskannya, pada 2018 disepakati zona wilayah tangkap nelayan antara HNSI dan unsur kecamatan di Tambelan.

Dalam kesepakatan itu, nelayan luar terutama yang berkapasitas 20 GT ke atas harus mematuhi zona tangkap yakni 20 mill dari bibir pantai.

Pada kejadian ini, ia mengatakan, kapal ikan KM Harapan Jaya I diduga menangkap ikan diĀ  sekitar 11 mill dari bibir pantai.

“Terdeteksi menangkap ikan di 11 mill dari bibir pantai daratan Tambelan,”kata dia.

Namun demikian ia mengatakan, saat ini kondisi wilayah Tambelan kondusif pascakejadian itu. (met)