Peristiwa

Melawan Polisi, Bandar Narkoba Diduga PNS Tewas Ditembak

Tersangka DD yang diketahui sebagai pengedar sabu dan ganja dihadirkan saat ekspos di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (3/4). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Seorang bandar narkoba berinisial SS, 33, diduga berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP)nya tewas ditembak polisi karena melawan saat ditangkap di jalan Pemuda, Tanjungpinang, Minggu (29/3) malam. Sementara seorang tersangka lain yang diketahui sebagai bandar berinisial DK, 37, diamankan.

Kasatresnarkoba Polres Bintan, AKP Nendra Madya Tias mengatakan, penangkapan berawal informasi bahwa akan dilakukan transaksi narkoba di jalan raya Lintas Barat tepatnya di dekat Bintan Villa.

Awalnya diamankan tersangka DK dengan barang bukti 4 paket sabu dan 2 paket ganja.

Dari DK, diketahui sabu dan ganja dibeli dari bandar berinsial SS. Kemudian, polisi meminta DK berpura-pura memesan ganja lebih kurang 1 kilogram.

“Awalnya disepakati transaksi di Batu 7 Tanjungpinang. Namun, SS berubah dan menyepakati di jalan Pemuda Tanjungpinang, “kata dia saat ekspos di Mapolres Bintan, Jumat (3/4).

Polisi bergerak ke jalan Pemuda. Didapati SS lagi berada di samping kendaraannya, polisi langsung menangkap SS.

“Saat ditangkap SS melawan pakai pisau, “kata dia.

Saat pergelutan itu,  senjata api seorang anggota memuntahkan pelurunya dan bersarang di  dada sebelah kiri.

“Kena ketiak, “kata dia.

Sedangkan anggota mengalami luka di tangan sebelah kanan akibat pisau SS. Kemudian SS dibawa ke RSUP Tanjungpinang.

“Sampai di rumah sakit, SS sudah dinyatakan meninggal dunia, “kata dia.

“Anggota kita akibat pergelutan itu mengalami luka di tangan kanan dan menerima dua jahitan, “kata dia menambahkan.

Kedua tersangka, dia menjelaskan, DK dan SS merupakan residivis kasus penyalahgunaan narkotika.

“Dk warga Tanjungpinang, DK  menjalani masa hukuman 2 tahun. Tahun 2017 baru keluar dari Lapas, “kata dia.

Sedangkan SS, merupakan  residivis tindak pidana narkoba jenis sabu yang divonis 1,5 tahun.

“SS baru lima bulan keluar, SS kalau di KTP status pekerjaan PNS, “kata dia.

Penangkapan ini, pihaknya menyita barang bukti 4 paket sabu 2 paket ganja sedang dan 1 narkotika ganja besar dan 1 buah sajam pisau.

“Total 9,1 gram sabu dan ganja paket kecil seberat 21,3 gram sedangkan ganja paket besar sekitar 1 kilogram, “kata dia.

Terhadap tersangka dikenakan pasal 111 ayat 1 subsider pasal 114 ayat 2 dengan ancaman maksimal hukuman mati. (met)