Peristiwa

10 TKI Ilegal dari Malaysia Lolos ke Bintan

Dipergoki Warga saat Akan Menyeberang ke Batam

Para TKI Ilegal dari Malaysia saat diperiksa suhu tubuh di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban sebelum menyeberang ke Telagapunggur, Batam, Rabu (1/4). F.Kiriman Andi untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Di tengah merebaknya virus corona atau Covid-19, sedikitnya 10 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia lolos masuk ke Bintan melalui Kecamatan Teluk Sebong pada Rabu (1/4).

Data diperoleh Batam Pos, 10 orang TKI ilegal itu berjenis kelamin 5 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Para pekerja ilegal tersebut sebagian besar warga Madura. Kemudian Sumenep dan Gresik.

Seorang warga Tanjunguban, Andi Masdar mengatakan, para pekerja ilegal itu dipergoki warga di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban saat akan menyeberang ke Batam.

Sejumlah warga mencurigai karena melihat wajah para calon penumpang kapal speed boat tujuan Telagapunggur, Batam tersebut yang terlihat asing.

“Awalnya mereka takut, dikiranya mau ditangkap. Ketika ditanya, ternyata mereka baru nyampe dari Malaysia. Ngakunya masuk lewat Teluk Sebong, “ujarnya.

Secara pribadi, dirinya takut apalagi saat ini merebak virus corona meskipun di Bintan belum ada warga yang terpapar virus corona.

“Warga Bintan memang belum ada yang positif corona. Tapi, kemarin-kemarin kan sudah ada warga Kepri yang positif setelah kembali dari Malaysia, “kata dia.

“Kita khawatir juga apalagi TKI ilegal ini masuk melalui jalur tidak resmi tanpa pengecekan. Harusnya kan dikarantina 14 hari. Takutnya mereka terpapar virus dan kontak dengan warga setempat, “kata dia.

Dia berharap pemerintah dan aparatĀ  memperketat jalur keluar masuk orang dan barang. Tidak hanya jalur-jalur resmi namun jalur-jalur tidak resmi sebaiknya ikut diawasi.

“Banyak jalur tikus di Bintan. Saya berharap pemerintah dan aparat bekoordinasi dengan masyarakat untuk sama-sama mengawasi, “harapnya.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Agus Hasanudin menegaskan pihaknya akan memperketat jalur masuk tidak resmi di Bintan dengan berkoordinasi polsek dan bhabinkamtibmas. (met)