Metro Bintan

Warga Bintan yang Diperantauan Diimbau Tunda Mudik

Cegah Penyebaran Corona

Anggota Satpolairud Polres Bintan memasang spanduk imbauan warga menunda mudik di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Rabu (8/3). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Untuk memutus rantai dan mencegah penyebaran virus corona atau covid-19, warga Bintan yang berada di perantauan diimbau menunda mudik.

Demikian juga warga pendatang yang berada di Bintan yang berkeinginan mudik ke kampung halaman sebaiknya menunda mudik.

Kasatpolairud Bintan AKP Suardi saat memasang spanduk imbauan mending menunda mudik di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Bintan pada Rabu (8/4) pagi mengatakan, imbauan ini bukan tidak mendasar. Di saat pandemi corona saat ini, menurutnya lebih baik mengurungkan untuk melakukan perjalanan jauh termasuk mudik.

“Kalau sayang dengan diri sendiri, orangtua dan keluarga di kampung halaman, mending tunda mudik, “kata dia.

Akan tetapi, masih kata dia, apabila masyarakat tetap memaksa untuk mudik, menurutnya sebaiknya melaporkan diri ke pemerintah setempat dan melakukan karantina sendiri selama 14 hari.

“Kalau memaksa mudik, akan masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) sesuai protokol yang dirilis WHO, “ujarnya.

Sampai saat ini, dia mengatakan, pihaknya terus menyiagakan personel di pintu-pintu masuk dan keluar orang dan barang dengan melakukan pengecekan penumpang di setiap pelabuhan.

“Setiap penumpang yang datang akan dicek suhu tubuh. Tidak hanya itu, kita juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di pelabuhan dan kapal, “kata dia. (met)