Metro Bintan

Pajak Hotel dan Restauran Masih Dipungut

11 Item Pajak Terkumpul Rp 49 Miliar

Kepala BPPRD Bintan, Yuzet. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN РKepala  Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Bintan, Yuzet mengatakan, sampai saat ini Pemkab Bintan belum memberlakukan pembebasan pajak hotel dan restauran yang dijadwalkan 1 April 2020.

“Saya ada telepon pak Dirjen, Perpresnya belum diteken. Sehingga kita diminta mengikuti regulasi yang ada selama ini, “ujar Yuzet, Rabu (8/4) siang.

Dia menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pungutan pajak hotel dan restauran di hotel yang ada di Kabupaten Bintan.

“Ya masih kita punggut, “katanya.

Dia menyebut, masih ada hotel dan restauran yang menyumbang pajak meskipun di tengah kondisi merebaknya virus corona. Hanya, pajak yang terkumpul dari dua item ini menurun drastis.

“Masih ada pendapatan dari pajak hotel bintang 1, 2 dan 3. Kalau hotel bintang 4 seperti di Lagoi menurun karena tamu tidak ada, “kata dia.

Hingga saat ini, pajak yang terkumpul dari 11 item pajak mulai Januari sampai Maret 2020 lebih kurang Rp 49 miliar.

“Biasanya kalau tahun lalu pajak dari semua item yang terkumpul sudah 25 persen. Kalau sekarang baru sekitar 18 persen, “kata dia. (met)