Metro Bintan

Komunitas Pejuang Surga Bagikan Drum Darurat Cuci Tangan

Drum darurat cuci tangan yang dibagikan di Puskesmas Teluk Sasah. F.Komunitas Pejuang Surga untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Jumlah warga terpapar corona atau Covid-19 di Kepri terus meningkat, meskipun di Bintan belum ditemukan warga yang terpapar virus mematikan ini.

Menyikapi hal ini, Komunitas Pejuang Surga berupaya memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat.

Salah satunya membuat drum darurat cuci tangan yang disebar di sejumlah fasilitas umum yang ada di Bintan diantaranya di Puskesmas Teluk Sasah dan Pasar Baru Tanjung Uban.

Ketua Komunitas Pejuang Surga, Joevian Virona mengatakan, ini merupakan aksi cepat tanggap untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19.

Drum darurat cuci tangan yang dibagikan di Puskesmas Teluk Sasah. F.Komunitas Pejuang Surga untuk Batam Pos

Dari mana ide membuat drum darurat cuci tangan? Ia menjelaskan, awalnya mereka akan melaksanakan kegiatan sosial penyemprotan disinfektan di masjid-masjid. Akan tetapi, keluar surat edaran berupa imbauan agar melaksanakan ibadah lebih baik di rumah.

“Jadi kita batalkan melakukan aksi penyemprotan di masjid-masjid,” kata dia.

Selanjutnya, salah seorang anggota komunitas melihatkan gambar drum untuk cuci tangan.

“Entah dari mana dapat gambarnya, akhirnya dari gambar itu kita coba membuat,” ujarnya.

Drum darurat cuci tangan yang dibagikan di Pasar Baru Tanjung Uban. F.Komunitas Pejuang Surga untuk Batam Pos

Kendati hasilnya kurang maksimal, dia berharap drum darurat cuci tangan yang mereka buat dapat bermanfaat dan digunakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

“InshaAllah dapat digunakan sesuai fungsinya,” kata dia.

Kepala Puskesmas Teluk Sasah, dr Kurniawan mengatakan, drum darurat cuci tangan buatan Komunitas Pejuang Surga sangat bermanfaat dalam mencegah penyebaran virus corona atau covid-19.

Drum darurat cuci tangan yang dibagikan di Pasar Baru Tanjung Uban. F.Komunitas Pejuang Surga untuk Batam Pos

“Adanya drum darurat cuci tangan ini sebagai bentuk perlindungan bagi pasien dan tenaga kesehatan yang melayani,” ungkapnya.

Dengan drum darurat cuci tangan ini, pasien yang akan masuk ke puskesmas akan mencuci tangan sehingga mengurangi risiko penularan corona.

“Drum ini membuat parkiran puskesmas jadi lebih bersih karena air buangan tidak melimpah,” pungkasnya. (met)