Metro Bintan

Pelni Diminta Tunda Pelayaran Kapal Penumpang ke Bintan

Aparat mengecek suhu tubuh kapal Pelni yang baru tiba di Pelabuhan Sribayintan Kijang, belum lama ini. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Menyikapi desakan warga agar jalur pelayaran kapal Pelni ke Pelabuhan Sribayintan, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Bintan ditutup sementara membuat Bupati Bintan Apri Sujadi bergeges menyurati PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Adapun kapal-kapal Pelni yang singgah di Pelabuhan Sribayintan Kijang yakni KM Bukit Raya dengan lintasan Kijang-Letung-Tarempa.

KM Sabuk Nusantara 80 dengan lintasan Tarempa-Kuala Maras/Letung-Kijang. Kemudian KM Kelud dengan lintasan Tanjungperiok-Kijang-Batuampar, Batam-Belawan.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan, pihaknya terus berupaya mengantisipasi penyebaran virus corona di Bintan.

Upaya itu, menurut Apri, dirasakan belum maksimal karena kapal Pelni masih membawa pendatang dari berbagai daerah.

Terlebih baru-baru ini, sejumlah penumpang dan kru kapal Pelni KM Kelud dinyatakan reaktif Covid-19 sesuai hasil Rapid Diagnostic Test (RDT).

Oleh karena itu, Apri meminta Pelni menunda sementara jadwal pelayaran kapal penumpang ke Pelabuhan Sribayintan, Kijang, Bintan. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Penundaan sementara arus masuk penumpang ke Bintan, harapnya dimulai 20 April sampai pemerintah pusat mencabut status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat corona di Indonesia.

Dia juga mengharapkan penundaan sementara hanya untuk angkutan penumpang, sedangkan angkutan barang logistik seperti kapal, speed dan pompong diharapkan dapat beroperasi normal.

Sementara hingga berita ini diturunkan, Kepala Operasi Pelni Cabang Tanjungpinang, Guruh belum memberikan keterangan secara resmi terkait permintaan Bupati Bintan agar Pelni menunda jadwal pelayaran kapal penumpang ke Bintan. (met)