Peristiwa

Tiga Kapal Pelni Disetop Berlayar ke Kijang

Penumpang kapal Pelni saat dicek suhu tubuh setibanya di Pelabuhan Sribayintan Kijang, Bintan, belum lama ini. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos

PRO BINTAN РPT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menghentikan sementara pelayaran kapal  penumpang ke berbagai daerah tujuan.

Termasuk pelayaran ke Pelabuhan Sribayintan Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Bintan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona atau covid-19.

Kepala Operasi Pelni Cabang Tanjungpinang, Guruh ketika dikonfirmasi, Rabu (15/4) siang membenarkan hal ini.

Tiga kapal penumpang Pelni yang biasa melayani pelayaran ke Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Bintan dihentikan untuk sementara waktu. Ialah KM Kelud, KM Umsini dan KM Bukit Raya.

Data diperoleh dari Pelni, KM Kelud menghentikan pelayaran mulai 13 April sampai 28 April 2020. Selama 15 hari KM Kelud akan berlabuh di Pelabuhan Belawan.

Sementara KM Umsini juga menghentikan pelayaran mulai 17 April sampai 1 Mei 2020. Kapal ini akan berlabuh selama 14 hari di Pelabuhan Makassar.

Sedangkan KM Bukit Raya akan berlabuh di Pelabuhan Tanjungperiok, Jakarta selama 15 hari mulai 22 April sampai 7 Mei 2020.

“Tanggal 20 (April) KM Bukit Raya masih boleh singgah setelah itu diberlakukan surat Bupati Bintan,” katanya.

Sebelumnya Bupati Bintan, Apri Sujadi menyurati PT Pelni meminta kapal penumpang Pelni menghentikan pelayaran sementara ke Bintan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Permintaan ini juga atas desakan masyarakat karena adanya insiden penumpang dan kru kapal Pelni yang terpapar corona saat kapal tersebut berlabuh di Pelabuhan Batuampar, Batam. (met)