Peristiwa

Meng Tie Diduga Tewas Terbakar saat Bersihkan Lahan

Polisi melakukan olah TKP di lokasi korban ditemukan terbakar usai membersihkan lahannya di Kampung Menalai Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (19/4). F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Seorang warga Perum Indracom Tanjungpinang, Meng Tie, 56, meninggal dunia dengan tubuh gosong terbakar usai membersihkan lahannya.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Menalai RT 005 Rw 003 Dusun 2 Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong pada Minggu (19/4) sekitar pukul 11.50 WIB.

Seorang warga Ekang membenarkan kejadian ini. Kata lelaki itu, korban merupakan abang dari Abeng, 46, warga Kampung Menalai, Desa Ekang Anculai.

“Yang meninggal abangnya Abeng. Dia lagi bersihkan lahan pakai mesin potong rumput. Kayaknya meledak,” katanya.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur membenarkan seorang warga meninggal saat membersihkan lahan di Desa Ekang, Bintan.

Awalnya korban dan temannya bernama Rusli, 48, warga Jalan Tambak, Tanjungpinang berangkat dari Tanjungpinang ke Bintan untuk membersihkan lahan korban.

Sesampainya di kebun, mereka menebas kayu dan rumbut dengan parang dan mesin pemotong rumput.

“Temannya melihat api membesar,” ungkapnya.

Panik karena api terus membesar, temannya mencari keberadaan korban. Bahkan temannya menghubungi handphone korban akan tetapi tidak direspon.

“Setelah mencari, temannya menemukan korban sudah tergeletak dengan sekujur tubuh dan wajah mengalami luka bakar,” kata dia.

Selanjutnya, temannya meninggalkan lokasi untuk mencari pertolongan. Dalam perjalanan mencari pertolongan sekitar 500 meter dari lokasi, temannya berpapasan dengan adik korban bernama Abeng.

“Temannya memberitahukan kejadian itu ke adiknya,” katanya.

Kemudian mereka ke lokasi dan mendapati korban sudah meninggal.

Kapolsek mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP. Di lokasi, pihaknya mememukan lahan yang bekas dibakar. Tidak hanya itu, di TKP ditemukan alat mesin pemotong rumput dan 2 buah parang.

“Kondisi tubuh luka bakar di bagian kedua tangan, kedua paha, badan, wajah dan bagian kepala serta mulut dan kedua telinga mengeluarkan darah,” kata dia.

Usai melakukan olah TKP, pihaknya membawa korban ke RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang untuk dilakukan visum. (met)