Metro Bintan

Ratusan Pekerja Proyek di Lagoi Dicek Kesehatan

Selama Covid-19, Kontraktor Diminta Tak Datangkan Pekerja Luar

Aparat gabungan ketika mengawasi pengecekan kesehatan pekerja dari tiga perusahaan kontraktor yang melakukan pekerjaan pembangunan hotel di Lagoi, Rabu (22/4). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

PRO BINTAN – Petugas kesehatan dari Puskesmas Teluk Sebong bersama pemerintah setempat dan aparat gabungan TNI Polri melakukan pengecekan kesehatan 173 pekerja proyek pembangunan hotel di kawasan wisata Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan.

Pengecekan berlangsung di gedung community centre, Kelurahan Kota Baru, Simpang Lagoi, Rabu (22/4).

Babinsa Kampung Baru Serda A Siregar kepada Batam Pos mengatakan, pengecekan kesehatan ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bintan.

Dia menyebutkan, sebanyak 173 pekerja yang diperiksa merupakan pekerja dari tiga perusahaan kontraktor yang melakukan pekerjaan proyek pembangunan hotel di kawasan wisata Lagoi.

173 pekerja tersebut terdiri 137 pekerja PT Mitra, 28 pekerja PT MKS dan 8 pekerja PT Sekar Watu Damar.

“Hasilnya suhu tubuh normal dan Insha Allah sehat,” kata dia.

Camat Seri Kuala Lobam Sri Henni Utami membenarkan pekerja proyek dari tiga perusahaan kontraktor yang melakukan pekerjaan proyek di Lagoi dicek kesehatan.

“Ya pemeriksaan kesehatan rutin,” kata mantan sekretaris Dinas Sosial Bintan.

Dia juga mengimbau perusahaan mewajibkan pekerjanya untuk menggunakan masker sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pakai masker dan jaga jarak,” kata dia.

Tidak lupa dia juga mengingatkan perusahaan tidak mendatangkan pekerja dari luar selama covid-19.

Dia mengatakan, sebelumnya Sabtu (18/4) pihaknya melakukan tracking pekerja PT. Ariskon karena sebelumnya ada dua pekerjanya yang memiliki gejala dari daerah terjangkit dan kontak dengan pasien Covid-19 terkonfirmasi.

Hasil tracking tersebut, didapati 93 pekerja perusahaan tersebut.

Akhirnya dilakukan pemeriksaan suhu tubuh semua pekerja, dimana 3 orang pekerja memiliki gejala batuk dan pilek. Usai diperiksa lebih lanjut, hasil rapid testnya non reaktif. (met)