Metro Bintan

Belajar dari Rumah Diperpanjang

Guru di Bintan Diminta Tak Berikan Tugas Berat ke Siswa

Siswa Sekolah Dasar (SD) mengenakan sepatu sekolah gratis dari Pemkab Bintan. F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN РSiswa akan lebih lama berada di rumah selama masa pandemi Covid-19. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memperpanjang masa belajar dari rumah.

Kadis Pendidikan Bintan, Tamsir mengatakan, masa siswa belajar dari rumah selama masa tanggap darurat penyebaran Covid-19 diperpanjang mulai 27 April sampai 20 Mei 2020.

Kemudian siswa akan diberikan libur sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri pada 22 sampai 25 Mei 2020.

“Setelah tanggal itu, kita akan evaluasi kembali,” katanya.

Selama menjalankan belajar dari rumah, Tamsir mengatakan, pihaknya akan menggelar lomba karya siswa.

Tidak hanya itu, dia juga meminta kepada guru untuk tidak memberikan tugas yang memberatkan ke siswa.

Hal ini mengingat kemampuan siswa, kondisi geografis dan sarana prasarana penunjang pembelajaran di rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Tamsir. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

Tamsir juga meminta guru tidak bepergian ke daerah yang sedang wabah Covid-19. Juga, guru diminta tidak mudik ke daerahnya sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kalau masih nekat, ada sanksi disiplin sesuai ketentuan berlaku,” kata dia.

Di masa bulan Ramadhan ini, dia mengatakan, pihaknya menggelar pesantren kilat mulai 27 April sampai 5 Mei.

Hanya, kata dia, dalam pelaksanananya menggunakan metode visual atau video.

“Siswa akan diberi tugas. Laporan bisa menggunakan tulisan atau video,” kata dia.

Akan tetapi, kata dia, tidak semua siswa melaporkan tugasnya dalam pesantren kilat ini melalui online. Hal ini dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran seperti di daerah pesisir.

“Ya jadi tidak berlaku semua,” kata dia.

Terakhir dia mengimbau siswa melakukan pesantren kilat dengan tadarus dan tarawih bersama keluarga di rumah. (met)