Peristiwa

Proyek Lanjutan Masjid Agung Senilai Rp 8,8 M Ditunda

Dampak Covid-19

Pembangunan tahap 1 masjid agung di Bintan Buyu dikerjakan tahun 2019. F.Dinas Perkim Bintan untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Gara-gara wabah Covid-19, sejumlah proyek strategis di Kabupaten Bintan harus diurungkan. Termasuk proyek lanjutan pembangunan masjid agung di Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan.

Kadis Perkim Bintan, Juni Rianto mengatakan, dampak Covid-19 membuat sejumlah proyek ditunda pekerjaanya.

Sebelum dirasionalisasi, dia menyebut, awalnya anggaran Perkim tahun anggaran 2020 sekitar Rp 94 miliar. Namun setelah dirasionalisasi menjadi sekitar Rp Rp 63 miliar.

“Proyek pembangunan yang ditunda sekitar 30 persen,” kata Juni Rianto.

Proyek – proyek yang ditunda diantaranya pembangunan masjid agung di Bintan Buyu dan masjid lain, kemudian RTH juga ditunda pembangunan tahun ini.

Sekretaris Perkim Bintan, Bayu Wicaksono mengatakan, sebebarnya pagu proyek lanjutan pembangunan masjid agung di BintanĀ  Buyu sekitar Rp 8,8 miliar.

Akan tetapi, karena adanya rasionalisasi sehingga proyek pembangunan masjid ditunda.

“Sebenarnya saat ini sedang proses tende, namun dalam waktu dekat kita akan melayangkan surat ke UKPBJ untuk penghentian proses tender,” jelasnya.

“Ya jadinya ditunda, tak jadi dibangun tahun 2020 ini,” tambahnya.

Sebelumnya pembangunan masjid dimulai tahun 2019. Tahap 1 pembangunan masjid menelan anggaran sekitar Rp 8,2 miliar. (met)