Peristiwa

Tiga Pembobol Warung Diamankan, Dua Masih Bawah Umur

Tiga tersangka berikut barang bukti saat digelar di Mapolsek Bintan Utara, Minggu (10/5) siang. F.Polsek Bintan Utata untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Polisi mengamankan tiga orang tersangka pembobolan dan pencurian di warung milik Heryfan yang berada di Kampung Pelita Baru Bawah RT 002 RW 004 Desa Kuala Simpang Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Jumat (8/5).

Tiganya ialah seorang pemuda berinisial BC, 22, dan dua anak bawah umur berinisial RD, 17, dan ST, 15. Kejadian bermula saat BC menyuruh tersangka ST dan RD untuk mencuri warung di Simpang Lagoi.

Keduanya kemudian keliling naik motor, dan menemukan warung di Kampung Pelita Baru Bawah, Desa Kuala Sempang yang tampak sepi.

Selanjutnya mereka membongkar warung dengan memotong engsel gembok pintu warung menggunakan 1 tang jepit dan 1 tang. Selanjutnya mereka mengambil barang-barang yang ada di dalam warung.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat telah terjadi pembobolan di salah satu warung di Kampung Pelita Baru Bawah. Informasi itu ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi.

Saat di lokasi, pihaknya memergoki pelaku RD, yang sedang mengambil sisa barang curian.

“Dia sedang mengambil 5 tabung elpiji ukuran 3 Kg dan 1 jerigen bensin ukuran 5 Liter, saat kita pergoki,” katanya.

Sedangkan kedua tersangka lain berhasil kabur dengan menggunakan mobil.

Dari interogasi tersangka RD mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian dengan dua tersangka lain, ST, 15 dan dibantu BC, 22.

Tersangka RD yang kepergok mencuri barang di warung yang berada di Kampung Pelita Baru Bawah RT 002 RW 004, Desa Kuala Simpang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Jumat (8/5). F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos

“RD mengakui sudah beraksi di Tanjunguban, Sei Kecil, Simpang Lagoi dan Lobam,” sebutnya.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi akhirnya mengamankan ST dan BC di Simpang Lagoi, Kelurahan Kota Baru, Sabtu (9/5).

Barang bukti yang disita, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih BP 3431 UP, 1 unit mobil merek Toyota Vios warna silver metalik BP 1412 TY dalam keadaan rusak dan anak kunci, lebih kurang 130 bungkus rokok berbagai merek, 1 buah tang jepit merk Tekiro warna hijau kuning, 1 buah tang gunting bergagang oranye, 1 buah gembok merk Dabao warna silver.

Kemudian 1 unit speaker aktif warna hitam, 5 buah tabung gas LP3 ukuran 3 Kg, 1 buah jerigen berisikan BBM Bensin 5 liter, 1 buah kantong plastic warna merah ukuran besar, 1 buah engsel gembok dalam keadaan rusak, 1 kotak Extra Joss, 3 bungkus Indomie Goreng, 1 kotak rokok Bold berisikan uang koin sejumlah Rp. 22.000.

“Rencananya mereka akan menjual barang hasil curian untuk mendapatkan uang dan sebagian dipakai sendiri,” kata dia.

Akibat kejadian ini, Kapolsek memperkirakan korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 4,5 juta.

Ketiga tersangka dijerat pasal berbeda.RD dan ST dijerat pasal 363 ayat (2) Jo Undang-Undang RI No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak atas dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Sedangkan tersangka BC dijerat pasal 363 ayat (2) Jo Pasal 55 K.U.H.Pidana atas dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

“Kasusnya masih diselidiki. Ketiganya masih menjalani pemeriksaan,” jelasnya. (met)