Peristiwa

Belum Terima BLT, Warga Gunung Kijang Datangi Kantor Desa

Perwakilan masyarakat saat menanyakan BLT ke pemerintah kabupaten di Kantor Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (12/5). F.Alex untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Sejumlah masyarakat mendatangi Kantor Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (12/5).

Kedatangan mereka untuk menanyakan bantuan langsung tunai (BLT) karena ada masyarakat yang belum menerima.

Camat Gunung Kijang, Arif Sumarsono membenarkan hal itu. Dia menjelaskan, terdapat beberapa Kepala Keluarga (KK) yang belum terdata pada pendataan tahap awal.

Oleh karena itu, mereka meminta penjelasan dari pihak Pemerintah Kabupaten Bintan dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bintan.

“Sudah dijelaskan RT nya, namun mereka tetap minta penjelasan dari pihak Kabupaten,” katanya.

Sehingga, kata dia, pihaknya mengundang dari Kadis Sosial Edi Yusri dan Kadis PMD Bintan, Rony Kartika.

Dia menjelaskan, bagi masyarakat yang belum terdata pada tahap awal akan kembali didata dan diusulkan sebagai penerima BLT tahap selanjutnya.

Arif juga menjelaskan terdapat 4 kriteria penerima bantuan dampak Covid-19 ini. Yakni pertama masyarakat yang terdapa dalam program keluarga harapan (PKH) yang diberikan pemerintah pusat sebesar Rp 200 ribu per bulan.

Penerima bantuan ini akan mendapat subsidi juga dari Pemkab Bintan sebesar Rp 400 ribu per bulan selama bulan April dan Mei 2020.

“Kemarin sudah disalurkan dua bulan sebesar Rp 800 ribu per KK,” kata dia.

Kemudian BLT yang bersumber dari APBD dan APBDes, dimana setiap KK menerima Rp 600 ribu dan sudah disalurkan dua bulan sebesar Rp 1,2 juta.

Dan keempat BLT dari pemerintah pusat sebesar Rp 600 ribu per bulan yang disalurkan PT Pos.

Dia menjelaskan jumlah bantuan yang diberikan ke KK sama yakni sebesar Rp 1,8 juta untuk tiga bulan. Hanya penyalurannya berbeda-beda karena ada yang mendapat bantuan dari pemerintah pusat, ada yang melalui APBD dan APBDes dan ada yang bantuan PKH yang juga dari pemerintah pusat. (met)