Peristiwa

Data Tak Sinkron, Penyaluran BLT Terkendala

 

Ilustrasi. F.Istimewa

PRO BINTAN – Sebagian masyarakat mengeluhkan terkendala menerima dana bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah karena persoalan sistem data kependudukan.

Salah seorang warga Kijang, Cecep mengatakan, dirinya belum menerima BLT dari pemerintah karena datanya masih diverifikasi pada sistem data kependudukan di Disdukcapil Bintan.

Dia padahal sudah menyerahkan fotokopi KTP dan KK pada saat pendataan yang dilakukan RT setempat.

Dia berharap Disdukcapil dapat segera menyelesaikan verifikasi data masyarakat yang mengalami kesalahan sehingga masyarakat yang masuk data verifikasi sistem kependudukan bisa segera menerima BLT.

Kadisdukcapil Bintan, Ismail menjelaskan, ada sekitar 3.278 data warga Bintan yang harus diverifikasi karena ditemukan beberapa persoalan di sistem data kependudukan.

Dia menjelaskan, pihaknya menemukan beberapa kasus data pada sistem data kependudukan yang harus diverifikasi kembali.

Diantaranya ditemukan warga memiliki KK lama namun tidak mengupdate KTP.

Kasus lain, kata dia, ada warga yang sudah pindah tempat tinggal namun tidak memperbaharui datanya, misalkan awalnya warga tersebut tinggal di daerah A, kemudian pindah ke daerah B. Kepindahan itu tidak dilaporkan sehingga dalam kasus ini muncul dua nama dengan NIK yang sama.

Kasus lain ada juga perangkat RT / RW yang salah menuliskan NIK. Kemudian ada warga yang sudah berkeluarga namun masih masuk dalam KK orangtuanya.

Nah, kata dia, beberapa kasus ini, ketika diinput ke sistem kependudukan tidak sinkron atau ada yang tidak terbaca. Oleh karena itu, data ini dimasukkan ke sistem yang harus diverifikasi kembali.

Dia sebenarnya sudah berulang kali mengimbau masyarakat untuk mengurus dan mengupdate data kependudukan sehingga bila mana ada bantuan seperti ini datanya sinkron di sistem data kependudukan di Disdukcapil. (met)