Peristiwa

Disnaker Belum Terima Laporan Perusahaan di Bintan Akan Tunda THR

Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat. F.Slamet Nofasusanto / Batam

PRO BINTAN – Hingga saat ini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bintan belum menerima secara resmi perusahaan yang akan menunda dan mencicil pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.

“Sudah kita sosialisasikan surat edaran kementerian terkait pembayaran THR selama masa pandemi Covid-19 ke perusahaan,” kata Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat saat dihubungi, Rabu (13/5).

Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerhaan Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 mengatur tentang pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan 2020 di perusahaan dalam masa pandemi Covid-19.

Sampai saat ini, lanjut Indra, belum ada yang melaporkan perundingan antara perusahaan dan tenaga kerja ke Disnaker terkait pembayaran THR keagamanan yang memungkinkan bisa ditunda dan dicicil.

“Belum ada, sampai hari ini belum ada yang melaporkan,” kata dia.

Namun dia berharap, tidak ada perusahaan yang menunda dan mencicil pembayaran THR. Harapannya THR bisa dibayarkan penuh sesuai ketentuan yang berlaku.

Dia juga mengingatkan perusahaan sudah membayarkan THR 7 hari sebelum hari raya.

Hal ini sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Tunjangan Hari Raya keagamaan bagi pekerja atau Blburuh di perusahaan. Bunyinya agar pengusaha membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) paling lama 7 hari atau sepekan sebelum lebaran. (met)