Metro Bintan

1.000 Alat Rapid Test Dikirim ke Tambelan

Tes Massal Akan Digelar, Batasi Keluar Masuk Orang

Wakil Ketua II DPRD Bintan, Agus Hartanto bersama pejabat Pemkab Bintan dan tokoh masyarakat Tambelan saat rapat penanganan Covid-19 Kecamatan Tambelan di Gedung DPRD Kabupaten Bintan, Bintan Buyu, Rabu (27/5). F.DPRD Bintan untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Pascadua orang warga di Kecamatan Tambelan, Bintan terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini dirawat di rumah sakit di Tanjungpinang, Kepri dan rumah sakit di Singkawang, Kalimantan Barat. Selanjutnya, keluar masuk Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan akan diberlakukan pembatasan.

“Diberlakukan pembatasan keluar masuk orang ke Tambelan, baik masyarakat Tambelan maupun masyarakat luar Tambelan,” ungkap Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bintan, Agus Hartanto usai memimpin rapat penanganan Covid-19 Kecamatan Tambelan di Gedung DPRD Kabupaten Bintan, Bintan Buyu, Rabu (27/5).

Dari rapat juga, politisi Partai NasDem Bintan ini mengatakan, tim gugus tugas akan mengirimkan 1.000 alat rapid test sehingga bisa digunakan untuk uji rapid test massal bagi masyarakat Tambelan.

Tidak sekedar itu, lebih kurang 5 ribu masker akan dikirimkan ke Kecamatan Tambelan.

“Awal bulan depan, kapal pertama,” kata Agus.

Agus mengatakan, sejauh ini masyarakat Tambelan sudah bahu-membahu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bahkan, masyarakat aktif melakukan cek suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan kapal-kapal yang singgah di Tambelan.

Kemudian, masih katanya, masyarakat Tambelan juga sudah mendirikan pos setiap desa.

“Kalau ada masyarakat yang keluar rumah tidak menggunakan masker, akan diimbau agar gunakan masker,” kata dia.

Sementara itu, pengurus ikatan keluarga Tambelan di Tanjungpinang/Bintan, Robby Patria mengamini hal itu.

“Ya benar, kesimpulan rapat akan dilakukan uji rapid test massal di Tambelan,” kata dia.

Rapat dihadiri Kadinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni, Kepala BPBD Bintan, Naharuddin, Camat Tambelan Hasan Basri dan pengurus Ikatan Keluarga Tambelan di Tanjungpinang, yakni Iskandar dan Djumadi Yahya. (met)