Kabar Pemkab

Paripurna DPRD Bintan Digelar Vicon

Lima Fraksi Sampaikan Saran dan Kritik

Rapat paripurna penyampaian Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Bintan TA 2019 oleh Bupati Bintan dan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Bintan dilaksanakan secara Vicon di Kantor DPRD Bintan, Rabu (10/6). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – DPRD Kabupaten Bintan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melaksanakan rapat paripurna secara video conference (vicon) di lokasi berbeda, Rabu (10/6).

Tiga agenda dibahas mulai penyampaian ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Bintan Tahun Anggaran (TA) 2019 oleh Bupati Bintan, pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Bintan serta jawaban Bupati Bintan atas pandangan umum fraksi-fraksi.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo dan Wakil Ketua II, Agus Hartanto di Kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu.

Sedangkan Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Bupati Dalmasri Syam, Sekda Adi Prihantara dan sejumlah kepala OPD di Kantor Bapelitbang Bintan di Tanjungpinang.

Lima fraksi menyampaikan satu per satu pandangan umum terkait penyampaian Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Bintan Tahun Anggaran (TA) 2019.

Dimulai fraksi Demokrat, Golkar, NasDem, PKS dan Fraksi Gabungan. Juru bicara Fraksi Golkar, Arwan menekankan pada sektor pariwisata di Kabupaten Bintan.

“Selain Lagoi, kita harus mengembangkan wisata di kecamatan lain,” kata dia.

Fraksi Golkar juga menyoroti ketersediaan BBM bagi nelayan yang sampai saat ini masih sulit didapatkan.

Dia juga menyinggung soal pasokan pupuk dan bibit untuk petani. Sektor pertambangan, dia meminta pemerintah melakukan pengawasan agar tidak terjadi pertambangan liar yang dapat merusak lingkungan.

“Investasi, harus ada langkah untuk mendatangkan investor agar masalah pengangguran dapat teratasi,” katanya.

Tidak lupa dia mengapresiasi pemerintah yang sudah melakukan penyaluran BLT baik dari dana APBD dan APBN, serta semua pihak yang sudah ikut membantu dalam penanganan pencegahan mata rantai Covid-19, baik pihak pemerintah maupun swasta dan masyarakat.

Fraksi NasDem melalui juru bicaranya Nirwan menyoroti penyerapan anggaran karena realisasi anggaran beberapa OPD masih di bawah 95 persen.

“Beberapa OPD perlu dievaluasi dan ditingkatkan agar ke depan realisasi anggaran lebih baik lagi,” katanya.

Dari fraksi gabungan, fraksi perjuangan amanat hati rakyat, juru bicaranya Tarmizi mengapresiasi Pemkab Bintan yang kembali mendapat opini WTP dari BPK.

Dia berharap, raihan itu harus disertai perbaikan kinerja dan efektivitas dari pengelolaan dan penggunaan anggaran sehingga efektif dan dirasakan masyarakat.

Fraksi gabungan ini juga menyoroti pembangunan yang belum selesai seperti pembangunan stadion Busung dan jalan lintas Timur.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengucapkan terima kasih atas masukan, saran dan beberapa kritik yang sifatnya membangun.

“Kami Pemkab Bintan mengucapkan terima kasih atas masukan, saran dan kritik yang membangun. Pelaksanaan penyelengaraan pemerintah tidak lepas dari eksekutif dan legislatif. Kita harapkan kerja sama dan koordinasi terjalin baik,” jelasnya. (met)