Peristiwa

PLN Tanjunguban Tangani Keluhan Pelanggan

PLN siap penuhi pasokan listrik yang dibutuhkan F. M Idham Ama/Fajar/JPNN

PRO BINTAN – PLN Tanjunguban terus merespon cepat keluhan pelanggan berkaitan tagihan listrik yang melonjak pada Juni 2020 dari pemakaian bulan Mei 2020.

“Hingga Jumat (12/6), (sudah) 14 pelanggan datang ke kantor,” kata manager PLN Tanjunguban, Fawzi Anwar, Minggu (14/6).

Beberapa keluhan pelanggan telah ditangani. Dari keluhan yang telah ditangani, Fawzi menyebut, telah terjadi peningkatan konsumsi listrik pada Mei.

Hal ini disebabkan beberapa faktor diantaranya masyarakat melakukan aktivitas di rumah atau work from home (WFH).

Selain itu, anak-anak juga belajar secara online di rumah dan aktivitas selama bulan Ramadhan dan menyambut Lebaran seperti membuat kue dan lainnya.

Setelah petugas mengecek ke rumah konsumen, ia menjelaskan, pemakaian memang meningkat dan hasil pembacaan meteran sesuai antara stand rekening listrik dengan stand yang dibaca petugas.

“Hasilnya sama,” ujarnya.

Lebih jauh, dia mengatakan, hingga saat ini belum ada konsumen yang mengajukan pembayaran tagihan dengan mencicil.

Untuk Tanjunguban dan sekitarnya, ia menyebut, pelanggan yang tagihannya meningkat sekitar 64 pelanggan.

“Lebih kurang 1 persen dari pelanggan pascabayar,” kata dia.

Dia juga mengatakan, melalui sistem aplikasi PLN, pihaknya bisa mengetahui pelanggan mana saja yang mengalami kenaikan misakan kenaikan di atas 50 persen atau 100 persen.

“Ini kalau dari penelusuran kami, biasanya rumah yang sebelumnya kosong kemudian baru ditempati. Kemudian rumah yang biasa siang hari sering ditinggal sekarang sudah ada aktifitas,” jelasnya.

Karena bulan Juli sudah memasuki new normal, ia mengatakan, aktivitas masyarakat tidak lagi banyak berada di rumah seperti bulan sebelumnya.

“Bisa juga nanti rekening Juli 2020 tagihan pelanggan normal lagi atau berkurang seperti sebelumnya,” tutupnya. (met)