Peristiwa

Ujian dari Rumah, Orangtua Dibuat Pusing

Ilustrasi: Seorang siswa mengikuti pembelajaran online dari rumah imbas pandemi Covid-19 (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

PRO BINTAN – Sejumlah orangtua siswa yang anaknya mengikuti ujian akhir semester (UAS) genap dibuat pusing.

Pasalnya, sebagian orangtua harus berbagi ponsel dengan anaknya.

“Anak tiga. Tiga-tiganya ujian, sementara hape cuma 1,” kata orangtua siswa Marhusari Sinaga.

Lelaki yang akrab disapa Dragon ini mengatakan, anak pertama kelas 2 SMP, sedangkan anak kedua kelas 5 SD dan anak ketiga kelas 2 SD.

“Tiga-tiganya ujian di waktu bersamaan, pertama buka soal yang anak SD, kemudian buka soal yang anak SMP, lama-lama hape error,” keluhnya.

Dia akhirnya membawa ponselnya ke counter untuk diperbaiki.

Dragon berharap ada kemudahan bagi siswa yang mengikuti ujian misalnya soal bisa diambil di sekolah, kemudian kunci jawaban dikembalikan ke sekolah.

“Anak yang SD tadi bisa begitu,” kata dia.

“Tak masalah la, kalau untuk membayar uang fotokopi lembaran soal ujian, daripada begini, dibuat pusing,” keluhnya.

Sementara itu, orangtua siswa lain, Susi mengaku tidak menemukan kendala karena di rumahnya sudah terkoneksi jaringan internet.

“Tidak ada kendala, cuma pusing juga meski ujian online, namun kita tetap ambil lembaran soal ujian ke sekolah, biasanya cuma anterin anak ke sekolah sekarang ikut mendampingi sudah macam sekolah,” kata dia tersenyum.

Ibu tiga anak ini bersyukur karena fasilitas ujian telah menunjang di rumahnya.

“Tapi bagaimana dengan keluarga tidak mampu, yang kerja saja serabutan, hape mungkin biasa-biasa saja. Karena anaknya ujian, bisa saja berutang membeli hape. Belum lagi, beli pulsa buat paket internet,” ujarnya. (met)