Peristiwa

Baru Bebas karena Asimilasi Covid-19, Seorang Residivis Diamankan

Kedua tersangka digiring ke sel tahanan Mapolsek Bintan Utara, Selasa (16/6). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Utara mengamankan dua tersangka pengelapan motor, RR, 22 dan MRB, 16 di tempat biliar di Pasar KUD Plantar II Tanjungpinang, Selasa (9/6).

Awalnya dua tersangka meminjam motor korban bernama Sunny Boy di belakang Vihara Dharma Shanti Tanjunguban, Senin (8/6) malam.

“Dirayulah korban agar mau meminjamkan motornya. Janjinya cuma 1 jam,” kata Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur, Selasa (16/6).

Karena motornya tidak kembali, korban membuat laporan ke kantor polisi.

“Korban melaporkan motornya Yamaha Mio Sporty warna merah maron BP 2523 BI dibawa kabur,” kata dia.

Dua tersangka terlacak di Tanjungpinang. Polsek Bintan Utara kemudian berkoordinasi dengan polisi di Tanjungpinang.

“Terlacak di Kampung Bulang, kita kejar namun mereka kabur hingga tersungkur di parit. Lalu mereka kabur kembali ke hutan dan semak-semak,” katanya.

Tidak lebih dari 24 jam, ia mengatakan, dua tersangka berhasil dibekuk di tempat biliar di Tanjungpinang.

“Langsung kita giring ke Polsek,” katanya.

Kapolsek mengatakan, tersangka RR merupakan residivis. RR sudah 8 kali melakukan kejahatan.

“Baru bebas dari Rutan Tanjungpinang, 6 Mei 2020 karena asimiliasi pandemi Covid19,” kata dia.

Sedangkan MRB, kata dia, merupakan remaja putus sekolah. “Keduanya baru kenal,” katanya.

Dari kedua tersangka diamankan motor dan handphone merk strawberry warna hitam.

Tersangka RR disangkakan pasal 372 KUHP dan tersangka MRB disangkakan Pasal 372 KUHP Jo Undang-undang Republik Indoneisa Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. (met)