Peristiwa

Belum Ada Dasar Aturan di Bintan Tak Pakai Masker Didenda Rp 250 Ribu

Camat Bintan Utara, Firman Setiawan. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Bintan Utara yang juga Camat Bintan Utara, Firman Setiawan menegaskan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Bintan belum mengatur denda apabila ditemukan masyarakat tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Sepertinya denda di Jakarta, di Bintan belum ada ditetapkan denda,” kata Firman ditemui di Gedung Nasional, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (20/6).

Dia justru setuju apabila masyarakat yang tidak menggenakan masker diberikan sanksi misalkan menyanyikan lagu wajib misalkan Indonesia Raya dan menyapu jalan.

Terkait denda harus membayar uang senilai Rp 250 ribu seperti postingan salah satu akun facebook, menurut dia, harus diatur dalam peraturan.

“Sampai saat ini belum ada penerapan sanksi denda. Kalau mau diterapkan bisa saja namun harus ada dasar hukum. Kalau tidak ada dasar hukum, kalau dipungut nanti dikiranya pungli,” jelasnya.

Dalam salah satu akun facebook memposting bahwa akan digelar razia dengan melibatkan berbagai unsur. Dimana dalam postingan itu, apabila tidak menggunakan masker akan didenda menyapu, menyanyikan lagu wajib dan denda uang minimal Rp 250 ribu. (met)