Peristiwa

Sopir Angkot Nekat Gondol Barang Temannya karena Tak Bayar Utang

Tersangka digiring ke tahanan markas Polres Bintan, Sabtu (20/6). F.Polsek Gunung Kijang untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Seorang sopir angkutan kota (angkot) di Tanjungpinang, Agus Sunardi, 58, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib.

Pasalnya, warga jalanĀ  Kijang Lama, Batu 8 Tanjungpinang ini nekat mengondol barang temannya karena alasan tidak membayar utang.

Kejadian di sebuah rumah korban bernama R Hutahaean, 63, beralamat di Kilometer (Km) 24, Kelurahan Toapaya Asri, Toapaya pada Senin (15/6) sekitar pukul 15.15 WIB.

Kepada polisi, tersangka mengakui nekat mencuri karena desakan ekonomi. Pasalnya, tersangka memiliki tunggakan sewa rumah dan angkot.

Kapolsek Gunung Kijang AKP Monang P Silalahi mengatakan, perbuatan tersangka dipicu persoalan utang piutang.

“Hubungan korban dan tersangka teman. Korban ada utang ke tersangka sebesar Rp 250 ribu. Tiap ditagih, korban selalu bilang tidak punya uang. Ini membuat tersangka kesal,” jelasnya.

Pada hari itu, tersangka mendatangi rumah korban. Tersangka mencongkelnya engsel pintu rumah korban hingga rusak dengan kunci roda kominasi obeng.

“Sudah di dalam, ia kembali merusak gembok pintu kamar,” katanya.

Ia mengatakan, sebenarnya tersangka tidak sendiri. Dalam melakukan aksinya, tersangka dibantu temannya yang bertemu di Batu 8 Tanjungpinang.

Hanya kepada temannya, tersangka mengatakan meminta bantu untuk mengangkat barangnya.

“Kulkas di rumah korban mereka angkat berdua. Kemudian tersangka kembali ke dalam rumah untuk mengambil alat pencetak batu bata,” ujarnya.

Setelah beraksi, tersangka menurunkan temannya ke Batu 8 Tanjungpinang. Selanjutnya, tersangka mengemudi angkotnya ke rumahnya.

“Barang hasil pencurian disimpan di rumahnya,” katanya.

Kapolsek mengatakan, kasus ini terkuak setelah ponakan korban melihat pintu rumah sudah rusak dan terbuka.

“Si ponakan melaporkan ke korban,” kata dia.

Setelah dilaporkan kasus ini, pihaknya mencurigai tersangka. Kemudian Kamis (18/6) sore, tersangka diamankan.

“Kita amankan saat tersangka sedang mencari penumpang di sekitaran pelabuhan Tanjungpinang,” ujarnya.

Beberapa saat kemudian, pihak kepolisian menyita barang bukti hasil pencurian yang disimpan tersangka di rumahnya.

“Sekarang tersangka dititipkan di ruang tahanan Polres,” kata dia.

Perbuatan melanggar hukum, tersangka dijerat 363 ayat 1 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara. (met)