Metro Bintan

Sejumlah Orangtua Belum Paham PPDB Online

Hingga Pukul 11.00 WIB, Sudah 2.287 Orang Daftar PPDB Lewat Online

Ilustrasi

PRO BINTAN – Sejumlah orangtua masih belum paham dengan sistem pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) online. Tidak heran, kalau mereka tetap mendatangi sekolah pada hari pertama PPDB online baik SD dan SMP di Kabupaten Bintan dibuka, Senin (22/6).

Salah satu orangtua siswa mendatangi sekolah di SD Seri Kuala Lobam Lobam. Dia membawa serta anaknya ke sekolah untuk mendaftar langsung ke sekolah.

“Ya mau daftar sekolah, biar jelas,” ujarnya.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Bintan, Johari mengakui tidak semua orangtua mengerti dan memahami sistem pendaftaran PPDB online.

Oleh karena itu, kata dia, sekolah membantu jika ada orangtua yang mau mendaftarkan anaknya melalui sistem online.

Dia memastikan jumlah calon siswa baru tertampung karena daya tampung mencukupi. Di Bintan, kata dia, terdapat 87 sekolah SD yang siap menampung siswa baru.

“Tidak ada sekolah yang menolak selagi persyaratan terpenuhi,” kata dia.

Adapun persyaratan ialah jalur zonasi, prestasi, perpindahan orangtua dan afirmasi.

“Di sistem keempat syarat itu sudah terkaper,” ujarnya.

Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) 13 Bintan, Trisno mengakui masih ada orangtua yang datang ke sekolah. Namun, orangtua yang datang ke sekolah diarahkan untuk komunikasi ke operator baik lewat whatsapp atau telepon langsung.

“Sepertinya kurang paham dengan hal yang baru,” katanya.

Hingga saat ini, di sekolahnya sudah ada 44 orang yang mendaftar dengan daya tampung yang tersedia sebanyak 124 orang.

Kadis Pendidikan Tamsir mengatakan, pada hari pertama PPDB dibuka sejak pukul 00.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, sudah sebanyak 2.287 orang yang mendaftar secara online baik calon siswa yang akan masuk ke SD maupun SMP.

Diakui, kendala pada PPDB kali ini kebanyakan banyak orangtua yang tidak memahami cara mendaftar secara online, sehingga banyak orangtua yang langsung menanyakan ke call centre Disdik, dan operator sekolah.

“Ya kalau di kita tidak ada masalah. Karena prinsipnya aplikasi PPDB kita aman, dan tidak down pada saat ribuan orang mendaftar,” ujar dia.

Sementara disinggung di daerah pesisir, ia menjawab, PPDB dilakukan sistem offline.

“Orangtua datang ke sekolah dan mendaftar melalui operator sekolah dan tetap saat mendaftar mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia memperkirakan daya tampung PPDB tahun ini untuk SMP/Mts sebanyak 3250, sedangkan SD/MI sebanyak 3600 siswa.

“Saat ini jumlah pendaftar PPDB online bergerak terus, bertambah,” ujarnya. (met)