Peristiwa

Dua Dermaga Tambatan Perahu Nelayan di Busung Memprihantinkan

Kades Busung Rusli dan Sektetaris Dishub Bintan Rusli turun meninjau ke dermaga tambatan perahu nelayan di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam yang rusak, Selasa (23/6). F.Pemdes Busung untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Dua dermaga tambatan perahu nelayan di RT 1 RW 2 Kampung Busung Tengah dan RT 2 RW 2 Kampung Busung Darat, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan kondisinya memprihantikan.

Kades Busung Rusli mengatakan, kondisinya memang sangat memprihantinkan. Karena dermaga sudah lama dibangun, dan saat ini sudah tidak layak lagi digunakan sebagai tambatan perahu nelayan karena plantar dermaga ada yang roboh.

Terlihat untuk menyambung plantar dermaga yang roboh, warga menggunakan tangga kayu.

Kades Busung Rusli dan Sektetaris Dishub Bintan Rusli turun meninjau ke dermaga tambatan perahu nelayan di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam yang rusak, Selasa (23/6). F.Pemdes Busung untuk Batam Pos

Rusli mengatakan, sebenarnya anggaran rehab dermaga nelayan sudah akan dialokasikan melalui anggaran desa pada tahun 2020. Namun, karena kondisi Covid, anggaran dialihkan untuk penanganan Covid.

“Ya, kita tunda, makanya kami berharap ada alokasi anggaran dari kabupaten, dari Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Dalam usulannya dermaga tambatan perahu nelayan di RT 1 RW 2 Kampung Busung Tengah dengan panjang lebih kurang 50 meter diusulkan sekitar Rp 200 juta, sedangkan dermaga di RT 2 RW 2 di Kampung Busung Darat dengan panjang 12 meter diusulkan alokasi anggaran Rp 135 juta.

Dermaga tambatan perahu nelayan di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam yang rusak, Selasa (23/6). F.Pemdes Busung untuk Batam Pos

Sekretaris Dinas Perhubungan Bintan, Rusli mengatakan, pihaknya telah melakukan survei ke lokasi dermaga yang rusak.

“Kita akan berusaha mengusulkan di anggaran perubahan,” ujarnya. (met)