Politik

Penyaluran Bantuan Covid-19 Jangan Dimanfaatkan Kepentingan Pilkada

Ketua Bawaslu Bintan, Febriadinata. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bintan, Febriadinata mengatakan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 mendatang akan berlangsung di tengah pandemi. Hal ini membuat pelaksanaan pilkada berbeda dari pilkada sebelum.

Situasi pandemi covid-19, menurut dia, membuat banyak masyarakat mengalami kesulitan ekonomi. Oleh karenanya kondisi ekonomi masyarakat perlu mendapatkan perhatian diantaranya penyaluran bantuan dari pemerintah.

Dalam hal penyaluran bantuan covid-19 dariĀ  pemerintah, Febriadinata mengingatkan kepala daerah yang akan mengikuti pemilihan baik pemilihan gubernur dan wakil gubernur atau pemilihan bupati dan wakil bupati agar tidak memanfaatkan untuk kepentingan pilkada.

“Penyaluran bantuan dari pemerintah daerah jangan mengatasnamakan pribadi kepala daerah,” kata dia mengingatkan.

Kemudian sambungnya, bantuan yang disalurkan pemerintah daerah tidak menampilkan logo partai politik.

Dan, lanjutnya, jangan menyampaikan ajakan atau imbauan kepada masyarakat yang menerima bantuan pemerintah daerah untuk mendukung calon tertentu pada pelaksanaan pilkada mendatang.

Dia mengatakan, pihaknya beserta jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa akan selalu melakukan pengawasan pada pelaksanaan pilkada 2020 di wilayah Kabupaten Bintan.

Dia juga mengatakan, pilkada serentak di tengah pandemi covid-19 berpotensi terjadinya politik uang.

Oleh karena itu, Febriadinata mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya pencegahan terhadap potensi politik uang kedepannya.

“Kita akan melakukan penindakan segala bentuk pelanggaran pilkada Termasuk didalamnya politik uang yang berpotensi melanggar ketentuan pidana pilkada,” kata dia.

Dia juga menegaskan, untuk sanksi pidana terhadap pelanggaran politik uang bukan hanya dikenakan kepada pemberi saja.

“Sanksi pidana juga dikenakan kepada penerima,” tutupnya. (met)