Peristiwa

Parit Tersumbat, Jalan Lome Toapaya Sering Banjir

Jalan raya Tanjunguban tepatnya di Km 44, Lome, Toapaya sering banjir terlebih parit yang ada tersumbat. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Curah hujan tinggi membuat jalan raya Tanjunguban tepatnya di Kilometer (Km) 44 Lome, Toapaya, Bintan digenangi air. Kondisi ini terjadi karena parit di jalan tersumbat pasir dan tanah.

Seorang warga RT 06 RW 03, Desa Bintan Buyu, Yakobus yang rumahnya berdekatan dengan jalan yang sering tergenang air mengatakan, kondisi banjir disebabkan karena saluran parit tersumbar sudah berlangsung lebih kurang 10 tahun.

“Kalau hujan sebentar, banjir,” katanya.

Dia menuturkan, ketinggian air bisa sampai selutut orang dewasa. Dan biasanya kalau sudah banjir, surutnya lama.

“Biasanya sampai tiga hari baru jalan kering,” katanya.

Dia bahkan pernah menanam pohon kelapa di belakang rumahnya. Karena daerahnya sering banjir, membuat pohon kelapa tidak mau tumbuh.

“Akarnya busuk kena air terus. Lahan belakang rumah sudah macam rawa kalau hujan terus,” ungkapnya.

Sebenarnya tidak hanya dirinya, namun pengendara pun mengeluhkan kalau melintas di jalan itu. Bahkan ada kendaraan yang sampai mogok karena menerobos banjir.

Dia berharap pemerintah dapat memperbaiki parit yang tersumbat dan membuat daya tampungnya lebih besar sehingga kalau hujan dapat mengalir ke parit dan tidak banjir lagi. (met)